Wednesday, August 23, 2017

Last day Western Buffet in this week. Recipe Joumou Soup

hai lagii,
tetap dengan Western Buffet, dan sy membuat Soup yaitu Joumou Soup. 
Kali ini merupakan kali pertama saya membuat Joumou Soup jadi sy lebih berkonsentrasi untuk membuat soup ini. 


Menu Western Buffet kali ini ialah : 
Coctel De Camarones 
( Mexican Shrimp Cocktail )
Yuka Balls With Guacamole
* * *
Joumou Soup
Consume Of Chicken
* * *
Beef Goulash
Butter Rice
Rattatouile
Pan Fry Fillet Fish With Black Pepper Sauce
Braised Red Cabbage
* * * 
Risalamande 
Rumballs

Karena sy membuat Joumou Soup jadi sy hanya akan memberi recipe untuk soup ini, kalau ada yang menarik dan ingin melihat recipe dari menu lainnya bisa memberi komentar di kolom bawah 

Recipe
Joumou Soup
Joumou Soup
1 kg    Pumpkin, cut into diced
500 gr Beef ( Tenderloin )
500 gr Carrot, cut into dice
500 gr Turnip, cut into di e
400 gr Spaghetti, cut into 1 - 3 cm , boiled
3 ltr     Chicken Stock
            Salt
            Pepper
            Olive oil

Marinated for beef
Salt
Pepper
Blackpepper
Garlic powder
Shallots, chopped
Onion powder

How to Make:
1. Pertama, saute beef dengan butter, garlic, dan onion
2. Kemudian, saute pumpkin dengan butter lalu tambahkan 1 ltr chicken stoc lalu reduce hingga soft dan blend it hingga seperti puree
3. Selanjutnya, boil carrot dan turnip 
4. Setelah itu Boil 2 ltr chicken stock lalu masukkan vegetable → beef → seasoning → pumpkin texture lalu simmer.


Method Of Cooking

Image result for macam macam metode memasak

I. PENGERTIAN
 Pengolahan makanan adalah suatu proses mengolah bahan makanandari mentah menjadi bahan makanan siap saji yang dalam prosesnyadapat menggunakan penerapan panas atau tidak.

 Memasak (cooking) adalah suatu proses penerapan panas pada bahanmakanan dengan tujuan tertentu. Dengan demikian proses memasakhanya berlangsung selama panas mengenai atau dierapkan pada suatubahan makanan.

Sebelum memulai proses pengolahan makanan diperlukan langkah – langkah menyiapkan bahan – bahan makanan yang di perlukan ( Mise en Place ). Tahapan ini bisa terlewati semua meliputi :
1.     Penimbangan ( Weighting )
2.     2. Pencucian ( Washing )
3.     3. Pengupasan / Penyiangan ( Trimming )
4.     Pemotongan ( Cutting )
5.     Memeras ( Squeeze )
6.     Menyaring ( Soff )
7.     Mengocok ( Whisk )
8.     Mencampur ( Toss / Mixing )
9.     MErendam dengan bumbu ( Marinated )
10.  Adonan penggorengan ( Frying Butter )
11.   Menggiling ( Grind )
12.  Pembumbuan ( Seasoning )

Makanan dapat di masak melalui beberapa cara atau metodeDalam pengolahan makanan Eropa, perbedaan pokok pengolahan atau memasa =k ini disebabkan antara lain oleh keadaan bahan makanan yang akan di masak dan hasil atau makanan yang di buat

Secara garis besar, teknik dasar pengolahan makanan dapat dibagimenjadi tiga, yaitu:
1. Teknik Pengolahan Panas Basah (Moist Heat Cooking)
2. Teknik Pengolahan Panas Kering (Dry Heat Cooking)
3. Teknik Pengolahan Panas Minyak (Oil Heat Cooking)

1. Teknik Pengolahan Panas Basah (Moist Heat Cooking)

a. Boiling (merebus)
Boiling adalah  mengolah bahan makanan dengan cairan yangsedang mendidih (suhu 100 ºC). Ciri air yang sedang mendidihialah cairan akan menggelembung besar dan memecah diataspermukaan (quick bubbling ) dan jumlah cairan lebih banyak daripada jumlah bahan makanan yang dimasak. Cairan yang bisadipakai: air, susu, kaldu, santan. Contoh masakan: Boiled Potatoes, Sayur Asam.

b. Simmering (merebus dibawah titik didih dengan api kecil)
Simmering adalah merebus bahan makanan dalam cairan padasuhu 90ºC- 95 ºC dengan perbandingan cairan dan bahan makanan 10 : 1.

Cara menyimmer : didihkan terlebih dahulu cairan hingga mencapaisuhu 100ºC, kemudian kecilkan api 

hingga suhu mencapai 90ºC-95ºC.
Tujuan menyimmer : 
untuk mengeluarkan zat ekstraktif yangterdapat pada bahan makanan.

Prinsip dasar Simmering :
 Suhu 90 C-95 C dengan ciri gelembung cairan naik secaraperlahan dan berbentuk gelembung kecil-kecil (slow bubling).Contoh : stock, sauce
 Selama proses simmering, bahan makanan seluruhnya harustertutup cairan
 Semua buih dan kotoran yang naik ke permukaan hendaknya diambil
(skimming) dan di buang

c. Poaching (merebus dibawah titik didih (80ºC-90ºC)
Poaching adalah proses merebus bahan makanan secara perlahan(slow bubbling ) dalam cairan dengan api yang sedikit lebih kecildari proses simmering, dan cairan yang dipergunakan merupakancampuran cuka dan air. Istilah poaching hanya berlaku untuk egg, fish and fruits.
 Contoh : Poached egg, Poached Fish Fillet.
 Merebusdengan teknik ini memerlukan waktu yang agak lama.

Prinsip dasar Poaching:
Makanan harus sepenuhnya tenggelam
 Suhu 80ºC-90ºC
Peralatan untuk poaching harus bersih, tidak mudah luntursehingga dapat merubah warna makanan yang diolah

Kriteria hasil masakan yang diolah dengan teknik Poaching:
Tidak hancur
Tidak keras (lunak/empuk)
Warna tidak luntur (cerah/alami)
Matang merata

d. Stewing (menggulai)
Stewing adalah mengolah bahan makanan dengan cairanberbumbu, api sedang dan sering diaduk. Cairan yang bisadigunakan seperti: susu, santan, kaldu.

Prinsip dasar Stewing:
Bahan makanan dipotong-potong terlebih dahulu, lalu diblanch
Untuk ikan dimarinate dengan bumbu terlebih dahulu
 Bila menggunakan saus, saus dapat dikentalkan dengan tepung

Kriteria hasil masakan yang diolah dengan teknik Stewing:
Bentuk potongan bahan sama dan rapi
Tidak hancur dan keras
Warna tidak luntur
Saus kental

e. Braising (merebus dalam cairan sedikit)
Braising adalah merebus bahan makanan di atas api atau di dalamoven dengan menggunakan cairan dalam jumlah sedikit atausetengah dari bahannya dengan menggunakan api kecil secaraperlahan-lahan.Bahan disaute terlebih dahulu kemudian ditambahstock, kecuali pada sayuran tidak perlu disaute.
 Teknik braisingcocok untuk bahan makanan yang mempunyai tekstur keras.

Prinsip dasar Braising:
Bahan makanan dipotong rapi, untuk unggas atau dagingsebaiknya diikat terlebih dahulu
Selama proses memasak berlangsung, cairan boleh ditambah jika cairan telah berkurangKriteria hasil masakan yang diolah dengan proses Braising:
Empuk/lunak dan tidak hancur
Berwarna cokelat (untuk daging, ungags)
 Berwarna segar (untuk sayuran)
Saus kental

f. Steaming (mengukus)
Steaming atau mengukus adalah memasak makanan denganmenggunakan uap air panas (steam ). Bahan makanan diletakkandi suatu tempat (steamer ), lalu uap air disalurkan disekeliling bahanmakanan yang dikukus.

Prinsip dasar Steaming:
 Sebelum mengukus, alat pengukus harus dipanaskan terlebihdahulu hingga mengeluarkan uap (air mendidih)
 Alat pengukus disesuaikan dengan banyaknya bahan yangdikukus
 Makanan yang tidak memerlukan sentuhan uap air, harusdibungkus atau tutup steamer dibungkus dengan serbet yangbersih
 Periksa cairan pengukus, jika habis bisa ditambah cairan yangpanas (mendidih)
 Waktu mengukus yang tepat sangat diperlukan karena akanmempengaruhi hasilnya
Kriteria hasil Steaming:
 Tidak hancur dan matangnya merata
 Warna segar (sayuran)
 Berongga baik untuk puding
 Permukaan tidak tergenang air (untuk puding)

g. Blanching (blansir)

Blanching adalah memasak dengan cara memasukikan bahanmakanan kedalam cairan mendidih yang diberi garam dan dalamwaktu yang singkat. Makanan setelah diangkat langsung direndamdalam air dingin/air es yang bertujuan untuk menghentikan prosespemasakan dan untuk mempertahankan warna bahan makananagar tidak berubah.

Tujuan Blanching:
1. Membebaskan bahan makanan dari kotoran dan lemak (daging,unggas, tulang) sebelum diproses.
2. Membuang kulit atau bagian yang tidak diperlukan, misalnyapada waktu mengupas tomat, mencabut bulu ayam, dll
3. Membuat lapisan pelindung dan memudahkan membuangkotoran. Lapisan ini berguna untuk melindungi sari makananyang ada pada tulang, selanjutnya dicuci dengan air dingin.Contohnya dalam pembuatan stock
4. Membuat bahan makanan menjadi setengah matang, kemudiandimatangkan lebih lanjut.
5. Membuat tekstur bahan makanan menjadi lebih kental,misalnya otak, sumsum tulang dll dengan tujuan untukmemudahkan pemotongan.
6. Membunuh atau menghentikan reaksi enzim makanan,misalnya sayuran atau buah yang akan disimpan di dalam freezer untuk menghentikan kerja enzim sehingga warna dantekstur sayuran / buah dapat dipertahankan lebih lama ataumudah rusak dalam penyimpanan.

2. Teknik Pengolahan Panas Kering (Dry Heat Cooking)

a. Baking (Mengepan)
Baking adalah memasak makanan di dalam oven dengan panasdari segala arah. Dalam teknik ini ada yang menggunakan loyangberisi air di dalam oven (au bain marie), dimana bahan makanandiletakkan didalam loyang. Contoh: Pudding Karamel. TeknikBaking ini digunakan untuk:
 Baked potatoes, Bake Apple, Cookies,Cakes.

Prinsip dasar Baking:
1. Panaskan oven sesuai dengan suhu yang dibutuhkan sebelummasakan dimasukkan kedalam oven
2. Letakkan makanan dalam posisi yang tepat
3. Periksa suhu oven selama digunakan
4. Periksa makanan sebelum diangkat dari oven
5. Penanganan harus teliti, karena sangat mempengaruhi mutumakanan
6. Baking tidak memerlukan basting process.

Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat proses Baking adalah:
 Oven harus dipanaskan terlebih dahulu
 Pintu oven jangan sering dibuka-tutup
 Pintu oven jangan dibanting waktu proses pemasakan sedangberlangsung
 Atur suhu dengan tepat, alat kontrol suhu harus bekerja secarasempurna
 Jangan membuka oven terlalu cepat sebelum makanan masak
 Waktu memasak harus sesuai dengan ketentuan


2. ROASTING

 Roasting ialah memasak makanan dengan panas tinggi dari segala arah, biasanyadilakukan di dalam oven dan sewaktu-waktu makanan tersebut disiram denganminyak panas (basting proces) untuk mengembalikan kelembaban makanan.Untuk menambah kelembaban makanan pada saat di-roast dapat dilakukandengan cara :
 Barding ( membungkusmeat / Poultry / gamedengan lemak tipis ) atau Larding( menusukkan strip lemak ke dalam daging ).
Pada dasarnya ada dua cara roasting yaitu :
1.Memasak makanan di dalam tempat tertutup ( oven )
2.Memasak makanan dengan api terbuka, sumber panas dari bawah, maknanditusuk dan diputar-putar selama proses memasak (Oven Split Roasting )
 Contoh :
 Roasted Chicken, Roasted Veal
 dll.
Pedoman Umum :
1.Oven yang akan dipergunakan harus sudah dalam keadaan panas sebelum proses
roasting
dimulai.
2.Bahan makanan perlu dibumbui sebelum dipanggang sehhingga bumbu meresapke dalam makanan dan bercampur serta meningkatkan rasa serta aroma makanantersebut.3.

 3. BAKING
 Baking adalah memasak makanan di dalam oven tanpa disiram dengan minyakpanas selama proses memasak ( tanpa
basting process). Istilah baking biasanyaditerapkan pada fish, Vegetables atau bahan makanan lain selain meat dan poultry.

Pedoman Umum :
7. Suhu oven ditentukan oleh keadaan alamiah bahan makanan yang dimasak.
8. Bahan-bahan yang dimasak dengan suhu rendah dan memerlukan hasil akhir yanglembab, maka kelembaban ini dapat dicapai dengan mempergunakan bain marie selama proses baking
9.Baking tidak memerlukan basting process.
 Contoh :
 Baked potatoes, Bake Apple, Cookies, Cakes.

4. DEEP FRYING

 Deep Frying adalah memasak atau menggoreng makanan denganmempergunakan minyak yang banyak sehingga bahan makanan tersebut dapattenggelam dalam minyak.

Pedoman Umum :
1.Tangki tempat minyak sebaiknya diisi dengan minyak yang bersih hanya setengahatau sepertiga volume tangki untuk menghindari luapan minyak pada saatmakanan digoreng.
2. Proses menggoreng dimulai setelah minyak betul-betul panas untuk menghasilkankerak sebagai pelindung sari makanan dan untuk mencegah penyerapan minyakyang terlalu banyak.
3.Sesuaikan kapasitas deepfryer dengan bahan yang akan dimasak.
Contoh :
Frying Fried Potatoes, Tempura, Fried Chicken,
 Lumpia, Donat.

5. SHALLOW FRYING ( SAUTEING )

Shallow Frying / Pan Frying / Sautéing adalah menggoreng makanan denganmempergunakan minyak sedikit sehingga makanan tidak seluruhnya tertutup olehminyak.

Prinsip Dasar :
1.Bahan makanan yang akan dimasak dibumbui terlebih dahulu
2. Minyak harus benar-benar dalam keadaan panas
3. Bahan makanan yang di-saute adalah bahan maknan yang bertekstur lembut
Contoh :
chicken Saute Chasseaur, Sauted Green Beans,Tumis Kangkung

6.BLANCHING

 Blanching selain dilakukan pada media air juga dapat dilakukan dengan minyakpanas. Contoh : blanching
yang dilakukan ppada proses awal pembuatan French fried potatoes sebelum digoreng untuk yang kedua kalinya. Proses ini bertujuanuntuk mendapatkan tekstur yang empuk dibagian dalam dan renyah dibagian luarsetelah penggorengan yang kedua.

Tuesday, August 22, 2017

Everything about Ice Cream Utensil and Equpment.

ICE CREAM SCOOP
Selain fungsinya yang memasang dan menyedok ice cream, scoop ini juga bermanfaat untuk memudahkan kita dalam mencetak kue kering/cake agar seragam besarnya.

Image result for fungsi ice cream scoop
Untuk No. !, ukuran diameter 2" :
Berguna untuk membagi adonan cupcake/muffin agar sama banyaknya, selain itu dengan bantuan scoop ini, pengisian adonan ke dalam loyang cupcake/muffin menjadi lebih rapih ( tidak belepotan ).

Untuk No. 2 ukuran diamet 1 1/2" ;
Berguna untuk mencetak kukis berukuran besar ( seoerti chocolate chip cookies ) atau cupcake ukuran mini.

Ukuran No. 3, ukuran diameter 1 1/4" :
Biasanya saya gunakan untuk mencetak kue kering, karena ukuran scoop yang cukup kecil, pas untuk kue kering sekali suap. Hanya saja, alat ini tidak menggunakan gerigi untuk menggerakan plat besi yang ada di dalam scoopnya. Scoop ini menggunakan tuas yang kita tekan pada saat akan mengeluarkan adonan dari cetakan.

ICE CREAM MACHINE
Image result for ice cream machine
Mesin es krim adalah mesin untuk mengolah susu menjadi Es Krim ( Soft Ice Cream ) dengan berbagai macam rasa. Tersedia berbagai tipe mesin es krim sesuai kebutuhan. Ada yang 1 kran, 2 kran, 3 kran, 5 kran, bahkan 10 kran sekaligus.

ICE CONE MAKER
Mesin Cone Es Krim - Cone Maker Terbaru 2017 | Rumah Mesin
Cerakan Cone Ice Cream Otomatis adalah sebuah alat yang dberfungsi untuk mencetak atau membuat salah satu jenis waffle. Yang mana waffle tersebut berbentuk kerucut atau contong yang sering di sebut dengan cone es krim atau contong es krim. 

Pengetahuan tentang Bawang Putih

Related image
Bawang putih ( Allium sativum ) merupakan tanaman umbi yang biasa digunakan sebagai salah satu bahan rempah utama dalam berbagai masakan. Namun demikian bawang putih juga mempunyai khasiat luar biasa untuk dijadikan obat herbal
Bawang putih adalah bumbu umum di Asia, Afrika, dan Eropa. 

Manfaat: 

Bawang putih digunakan sebagai bumbu yang digunakan hampir di setiap makanan dan masakan Indonesia. Sebelum dipakai sebagai bumbu, bawang putih dihancurkan dengan ditekan dengan sisi pisau (dikeprek) sebelum dirajang halus dan ditumis di penggorengan dengan sedikit minyak goreng. Bawang putih bisa juga dihaluskan dengan berbagai jenis bahan bumbu yang lain.

Dan ternyata bawang putih juga dapat digunakan sebagai obat penyakit kutil,
caranya : 
keprek bawang putih ( jangan sampai halus ) lalu tempelkan pada kutil dan ikat yang kuat dengan kain atau plester tunggu sampai 30 menit,jangan terlalu banyak bergerak,maka kulit akan panas dan kutil akan menghitam.Besoknya anda terbebas dari kutil.

Bawang putih juga mempunyai khasiat sebagai antibiotik alami di dalam tubuh manusia.

Utensil in Kitchen


Image result for Peeler
PEELER
Kegunaan dari peeler ini adalah untuk mengupas kulit buah dan sayuran. 
Ada 2 jenis untuk peeler knife. Yang berbentuk seperti alat pencukur kumis adalah peeler yang berguna hanya untuk mengupas kulit buah atau sayur saja. 

Sedangkan untuk peeler yang berbentuk runcing ini mempunyai kegunaan selain untuk mengupas kulit sayur atau buah, ujung runcingnya juga berguna untuk tekhnik mencongkel. Seperti mencongkel bagian atas apel yang biasanya masih tertinggal tangkainya.


Oval sharpening steel 300 mm
STEEL SHARPENER
Steel sharpener memang bukan untuk pisau. Tetapi sangat penting untuk peralatan pisau kita. Kegunaannya adalah untuk mengasah pisau dan mempertahankan ketajaman pisau. 

Image result for pemarut keju

CHEESE GRATER
Alat ini merupakan alat untuk pemarut keju, dengan adanya alat ini kt sudah tidak susah lagi untuk meotong keju menjadi tipis, kita tinggal mermautnya dengan alat ini sehingga menjadi lebih praktis.

My Activity in Campus today, Recipe Shrimp with Tartar sauce and Maonnaise

hai,
kembali lagi dengan western food.
kali ini saya membuat hidangan appetizer yaitu " Shrimp with tartar sauce " .
hidangan appetizer bukan hanya itu tapi ada juga Macaroni salad yang di buat oleh teman saya.
menu yang kali ini saya dan teman - teman saya buat adalah menu final kelompok saya, jadi setidaknya saya sudah pernah membuat hidangan ini dan sudah tidak terlalu bingung dengan step - stepnya.

langsung ke recipe dari " Shrimp with Tartar sc "




Ingredients:
500 ml       Oil
1 kg           Bread crumb
3 tbsp         Paprika powder
10 pcs        Egg
As Needed Salt and Pepper
3,6 kg         Shrimp
1 kg            All purpose flour
5 pcs           Lime

How to Make:
1. Pertama, Bersihkan dan lepas kulit udang tapi sisakan ekornya dan marinated ( lime, salt, pepper )
2. Kemudian, taruh bread crumb, flour, dan telur yang sudah di kocok di bowl yang terpisah
3. Selanjutnya, balurkan udang yang sudah di marinated ke flour → egg → bread crumb → egg → bread crumb
4. Lalu goreng ke dalam minyak panas dengan api sedang.

Tartar Sauce
400 gr   Mayonnaise
2 pcs     Lemon juice
2 tbsp   Chopped dill pickles
2 tbsp    Parsley
              Salt
              Pepper

How to Make:
1. Mix All Ingredient
2. Chill in Freezer

Mayonnaise Sauce
5 pcs     Egg Yolk
1 tsp      Mustard
1,2 ltr    Salad Oil
              Lime juice
              Salt
              Pepper

How to Make:
1. Pertama, Kocok egg yolk, lalu tambahkan salad oil perlahan lahan, aduk bhingga rata
2. Setelah itu tambahkan mustard lalu aduk kembali hingga rata
3. Kemudian tambahkan lime untuk menghilangkan rasa amis dan terakhir tambahkan salt & pepper




Sejarah / Terminologi Black Forest

Image result for kue black forest\


























BLACKFOREST 


Kue Black Forest atau dalam bahasa Jerman " Schwarzwalder Kirschtorte " adalah jenis kue khas Jerman yang paling di kenal di dunia. Kue ini terbuat dari bolu coklat yang di lapisi krim segar, serutan coklat dan ceri yang direndam dalam Kirschwasser, schnapps ceri jernih khas daerah Schwarzwalder ( Black Forest ). Walau dikenal berasal dari daerah Black Forest, namun seorang pembuat kue dari Bad Godesberg, dekat Bonn, mengklaim menemukan resepnya pada tahun 1915. Ia kemungkinan berasal dari daerah Danau Constance, yang berada dekat Black Forest, jadi ia menamakan resep cintanya dari nama daerah itu.
Ada beberapa tori yang menyebutkan tentang asal usul kue ini. 
Pertama serutan coklat di atas kue mungkin melambangkan Black Forest. 
Kedua, mungkin karena namanya mengandung kata Kirschwasser yang merupakan ciri khas daerah Black Forest. 
Ketiga, ada yang mengatakan bahwa namanya berasal dari pakaian tradisional wanita Black Forest yang melambangkan buah ceri.


sc: https://id.wikipedia.org/wiki/Kue_Black_Forest

Famous Food #6

Tempe Makanan yang berbahan dasar dari kacang kedelai ini ternyata sudah sering mejeng dalam festival kuliner di dunia. Makanan khas I...